Pengaruh Gaya Terhadap Gerak Benda
Gaya adalah tarikan dan dorongan. Contoh tarikan adalah gerakan menarik karet ketapel, menarik benang layang-layang, mengerek bendera, menarik pintu, dan menarik timba air. Sedangkan dorongan contohnya adalah gerakan menendang bola, mendorong meja, mendorong gerobak, membuka pintu pagar, dan mengayuh sepeda.
Gaya dapat mengakibatkan benda diam menjadi bergerak. Namun untuk menggerakkan benda berat seperti lemari, membutuhkan gaya yang besar. Jika gaya yang diberikan tidak cukup, maka benda tersebut akan tetap diam. Jadi benda diam dapat digerakkan jika diberikan besar gaya yang cukup.
Gaya yang diberikan pada benda bergerak memberikan akibat yang berbeda-beda, yaitu :
- Gaya dapat mengakibatkan benda bergerak menjadi diam
- Gaya dapat mengakibatkan benda bergerak menjadi berubah arah
- Semakin besar gaya yang diberikan, maka gerakan benda semakin cepat dan begitu pula sebaliknya.
Pengaruh gaya terhadap bentuk benda
Pada postingan sebelumnya, kita telah mempelajari tentang pengaruh gaya terhadap gerak benda. Untuk kali ini, kita juga masih membahas seputar gaya.
Gaya tidak hanya dapat mempengaruhi gerak benda, namun juga dapat mengubah bentuk suatu benda.
Berbagai jenis kegiatan sehari-hari membuktikan bahwa gaya dapat mempengaruhi bentuk suatu benda.
Berikut beberapa contoh perubahan bentuk benda saat mendapat gaya yang cukup :
- Telur akan pecah jika diketuk kuat
- Kerupuk akan hancur ketika diremas dengan tangan
- Besi yang dipanaskan, lalu dipukul maka akan menjadi pipih
- Bentuk kaleng menjadi gepeng saat dipukul dengan palu
- Gelas kaca menjadi pecah saat jatuh ke lantai
- Plastisin akan berubah bentuk jika ditekan atau digulung
makin besar gaya yang diberikan pada suatu benda, maka makin besar perubahan benda yang dapat terjadi.






0 komentar:
Posting Komentar